Beranda Metro Raya Metro Nasional

Wabup Tolitoli: Saya Siap Bersama Bupati hingga Akhir Jabatan

114
Bupati Tolitoli dan wakilnya (Foto: Humas Kab. Tolitoli)

METRORAYA.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan memanggil Bupati dan Wakil Bupati Tolitoli, Sulteng, yang terlibat keributan. Wakil Bupati Abdul Rahman mengaku siap dimediasi.

“Saya akan terus terbuka, siap dimediasi dan siap bekerja sama untuk mendapatkan solusi terbaik,” kata Abdul dalam keterangan tertulis yang diterima¬†detikcom, Jumat (2/2/2018).

“Selain itu, saya akan menjalankan kewajiban saya, sebagaimana yang diamanatkan oleh UU Pemerintahan Daerah untuk melaksanakan tugas bersama Bupati hingga akhir masa jabatan,” jelasnya.

Abdul menjelaskan kemarahannya kepada Bupati bukan hanya persoalan pribadi. Lebih dari itu, Abdul ingin menyampaikan sikap protes atas gaya kepemimpinan Saleh Bantilan selama ini.

Saleh dianggap kerap acuh terhadap aspirasi warga. Saleh kerap meninggalkan Tolitoli untuk mencari investor dan proyek. Selama itu pula Abdul-lah yang menggantikan Saleh mengurus pemerintah.

“Selama ini Bupati sering acuh dengan keluhan dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Tolitoli. Sehingga sepanjang itu pula dirinya menjadi sasaran kritik dan mendapat pertanyaan sikap maupun keberadaan Bupati Tolitoli terhadap permasalahan yang ada di daerah,” tutur Abdul.

“Tidak ada hasil dari perjalanan Bupati yang sering meninggalkan daerah,” tegasnya.

Peristiwa cekcok Abdul dan Saleh terjadi saat acara pelantikan pejabat struktural dan fungsional pengawas serta kepala sekolah pada Rabu (31/1) lalu. Polisi telah melakukan olah TKP di kantor Pemkab Tolitoli, Sulteng, Kamis (1/2) kemarin.

Abdul siap bertanggung jawab atas keributan yang dia buat pada Rabu (31/1) lalu. Soal pelaporan ke polisi, Abdul pun siap mengikuti setiap prosesnya.

“Saya akan pertanggungjawabkan secara hukum, moral, dan politik atas apa yang telah saya lakukan. Kalau soal hukum saya akan ikuti saja. Itu haknya Saleh Bantilan melaporkan. Kalau untuk kepentingan rakyat dan perbaikan di Tolitoli, tak perlu takut,” jelas Abdul.

Belum ada keterangan resmi dari Bupati Saleh menanggapi peristiwa ini. Sementara itu, proses hukum saat ini masih diproses oleh Polda Sulteng. (detik.com)

Berikan komentar dan tanggapan di bawah ini

Facebook Comments

LEAVE A REPLY