Beranda Metro Raya

Sulteng Bersatu Bersama 5 Provinsi di Sulawesi Demi Pariwisata

121
Potensi wisata di Kepulauan Togean, Kabupaten Touna, Sulawesi Tengah. Foto: Situr/METRO TRAVEL

METRO TRAVEL – Enam provinsi se-Sulawesi sepakat bersatu demi pariwisata. Mereka akan memperkuat konektivitas pariwisata dengan mengembangkan sistem transportasi darat.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pariwisata Regional Sulawesi di Kota Gorontalo, 6 Provinsi di Sulawesi menyatakan kesepakatan untuk memperkuat konektivitas pariwisata dengan mengembangkan sistem transportasi darat melalui percepatan pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi.

“Rakor Pariwisata Regional Sulawesi juga menyatakan mendukung target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 270 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air pada 2019,” ucap Longki Janggola, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) seperti dalam rilis pers yang diterima detikTravel, Minggu (26/11/2017).

Rakor Pariwisata Regional Sulawesi kali ini mengangkat tema besar tentang konektivitas. Longki pun mengungkapkan mengapa tema itu yang dipilih.

“Mengapa hal ini perlu dilakukan karena laju pertumbuhan pariwisata di Sulawesi masih terhambat oleh kurang memadainya konektivitas antar daerah,” tambahnya.

Dalam Rakor tersebut setiap provinsi memaparkan arah pembangunan pariwisata daerahnya masing-masing, sementara itu Ketua Badan Kerjasama Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS), Longki Janggola sebagai moderator menarik rumusan yang disepakati sebagai hasil rakor dalam beberapa poin.

BACA JUGA: Oknum Polisi dan Oknum Pol PP Kompak Nyabu di Buol

Poin tersebut antara lain: mendukung target pencapaian 20 juta wisman 2019, Memperkuat konektivitas pariwisata di Sulawesi dengan Pengembangan sistem transportasi darat melalui percepatan pembangunan jalur kereta api Trans-Sulawesi, serta pembangunan pelabuhan, sarana dan sistem transportasi yang menghubungkan titik-titik destinasi pariwisata di Sulawesi

Selain itu, poin tadi meliputi juga mendorong terbentuk kerjasama sub-regional sebagai pusat pertumbuhan pariwisata di Sulawesi, mencakup cluster Teluk Tomini di sisi utara dan cluster Teluk Bone di sisi selatan, serta mempercepat realisasi gagasan Sulawesi Cruise Line.

Gagasan lainnya yaitu soal memperkuat tata kelola pembangunan pariwisata regional Sulawesi melalui sinergitas visi dan program Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta mendorong lahirnya identitas pariwisata Sulawesi sebagai Regional Tourism Branding.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata (PDIP) Kemenpar, Dadang Rizki Ratman pun menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Rakor Pariwisata Regional Sulawesi yang baru pertama kali diselenggarakan.

“Penyelenggaraan Rakor ini sebagai bentuk konkrit dari upaya membangun sinergitas dalam Indonesia Incorporated yaitu pengintegrasian pembangunan pariwisata dalam region Sulawesi,” kata Dadang. (detikT)

Berikan komentar dan tanggapan di bawah ini

Facebook Comments

LEAVE A REPLY