Beranda Metro Hukrim

Rumah Sekertaris Disdikbud Donggala Diduga Sengaja Dibakar OTK

146
  • METRORAYA.com – Kebakaran yang menghanguskan tiga rumah dan tiga kendaraan di daerah bilangan Kompleks Perumahan Dosen (Perdos) Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Perumahan Dosen (Perdos) Selasa (2/1/2018) subuh sekitar pukul 03:30 WITa menyisahkan tanda tanya.
Menurut sumber ditemui, api berasal dari Mobil Yaris yang terparkir sejak siang dalam garasi tepat depan teras rumah. Api kemudian membesar membakar garasi terbuat dari papan lalu kemudian menjalar sampai kebadan rumah induk dan membakar ketiga rumah bersambungan (Mirip barak),1 unit mobil jenis Toyota Yaris dan 2 Unit motor matic.
Sebelum musibah kebakaran ini terjadi, sekitar pukul 21.00 dan pukul 03:00 dini hari, istri pemilik rumah tersebut beberapa kali menerima telpon dari seseorang yang tidak dikenal dari seberang telpon terdengar suara laki-laki.
Sepeenggalan percakapan tersebut:
Istri Pemilik rumah : Haloo,dengan siapa ini pak?
Penelpon gelap : (dengan suara sendu) Saya rindu,saya mau datang kerumahmu.
Istri Pemilik rumah : Maaf pak,dengan bapak siapa ini? Boleh saya tau?
Penelpon gelap : Saya rindu,saya mau datang kerumahmu,saya sudah dekat dari rumahmu.
Masih menurut sumber,sebelum kejadian,ada motor matic terlihat berboncengan melaju kencang dari arah lorong tempat rumah terbakar tersebut.
“Subuh itu ada yang liat,2 orang berboncengan pake semacam motor matic melaju keluar dari lorong ini,mereka pikir pencuri,selang beberapa menit dari situ api sudah membesar,” katanya Kamis (4/1/2018).
Dalam peristiwa tersebut, yang masih sempat diselamatkan 1 Unit mobil Dinas jenis Toyota Avansa milik Pemda Donggala,selebihnya ludes dilalap si jago merah.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Donggala Najamuddin itu sebelumnya menjabat Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang / Jasa Najamudin mengatakan,bahwa kejadian ini merupakan ujian dari Allah SWT.
“Usai kejadian sekitar jam 9 pagi saya menerima telpon gelap penelpon itu laki-laki trus dalam telponnya dia hanya bertanya, ‘masih hidup?’ habis itu langsung dimatikan. Musibah ini merupakan ujian dari Allah SWT,sehingga sayapun menghadapinya dengan sabar dan ikhlas,” ucapnya dengan senyum. (mm/rvl)
Facebook Comments

LEAVE A REPLY