Beranda Metro Raya

Mesin Tidak Mampu Suplay Listrik, 20 Warga Datangi PLN Kotaraya

71
Foto: Situr/METRORAYA.com

METRORAYA.com Cerita pemadaman listrik secara tiba-tiba bukanlah sesuatu yang asing bagi masyarakat di wilayah PLN Rayon Kotaraya khususnya wilayah Kecamatan Palasa, Tomini, Mepanga dan Ongka Malino.

Empat kecamatan yang berada pada wilayah jaringan listrik PLN Rayon Kotaraya ini merupakan wilayah yang sering menjadi korban pemadaman tiba – tiba, tanpa pemberitahuan sebelumnya.

20 Warga datangi PLN Kotaraya mempertanyakan masalah tersebut, pemadaman listrik di kawasan ini sampai tiga kali dalam durasi yang lama, baik disengaja untuk keperluan perbaikan jaringan maupun secara tak sengaja yang sebabnya bermacam ragam.

Bahkan, intensitas pemadaman listrik di wilayah empat kecamatan ini dapat dikatakan menyedihkan mengingat dalam satu hari terjadi lebih dari satu kali pemadaman. Saking seringnya, warga bahkan mencatat setiap pemadaman listrik.

Merasa tidak puas dengan pelayanan penerangan listrik, perwakilan masyarakat dari Kecamatan Palasa, Tomini, Mepanga dan Ongka Malino mendatangi kantor PLN Rayon Kotaraya baru-baru ini.

Kedatangan warga bermaksud untuk mempertanyakan apa yang menjadi penyebab seringnya pemadaman listrik di wilayah mereka.

Nasar Pakaya, salah satu perwakilan warga dari Kecamatan Ongka Malino merasa pemadaman di wilayah mereka sudah tak dapat ditolerir.

“Mesin tidak mampu untuk memberikan suplay listrik, tapi saat ada pemasangan baru dari masyarakat, tetap masih berlangsung, Mesin tidak mampu katanya, tapi pasang terus, itu bagaimana ceritanya,” tuturnya

Sementara itu, Ali yang merupakan perwakilan dari kecamatan Mepanga sangat menyesalkan kejadian ini, ia mengatakan Jika intensitas pemadaman masih dalam batas kewajaran, masyarakat masih dapat memakluminya. Karena, bagaimanapun yang namanya jaringan listrik bisa saja mengalami gangguan. Namun, jika pemadaman seperti sudah terjadwal, masyarakat tak dapat menerima.

“Kalau sekali-sekali, kami pasti maklum. Kami juga tidak menutup mata, kami pun siap membantu PLN merawat jaringan listrik. Tapi kalau setiap hari padam, apalagi dalam satu hari bisa berkali-kali, siapa yang bisa terus-terusan sabar. Ini saja massa kami tahan supaya tidak ramai-ramai datang kesini, jangan memancing amarah warga, kami juga menyayangkan kepala PLN Rayon Kotaraya yang tidak ada di tempat, ” cetus Ali.

Belum lagi cerita peralatan elektronik warga yang rusak akibat listrik sering padam, kesulitan warga yang harus menghabiskan malam ditengah cahaya pelita, dan cerita-cerita miris lainnya yang menjadi akibat dari pemadaman listrik.

Apalagi saat sholat magrib. Dengan segala kekecewaan, warga mendesak manajemen PLN Rayon Kotaraya untuk membenahi apapun faktor penyebab buruknya pelayanan distribusi daya listrik.

Nober Parembang, Ph. Manager PLN Rayon Kotaraya menerima kedatangan perwakilan masyarakat empat kecamatan menyatakan rendahnya kualitas pelayanan listrik diakibatkan banyak factor. Salah satu yang dominan adalah kendala gangguan jaringan.

“Keluhan bapak – bapak akan kami sampaikan kepada manager, dan kami pastikan bahwa pertengahan bulan Februari ini, listrik akan kembali normal dan tidak akan ada pemadaman lagi,” tutur Nober Parembang.

Warga sangat menyayangkan pemberitahuan pihak PLN mengenai gangguan ini di berikan nanti ada kunjungan warga.

“Mengapa jadwal pemadaman dan pemberitahuan ini baru dibuat dan diberikan disaat ada kunjungan warga seperti ini, padahal sudah lebih dari sebulan pemadaman ini berlangsung,” tutur salah seorang warga. (Yunus)

Berikan komentar dan tanggapan di bawah ini

Facebook Comments

LEAVE A REPLY